Monday, February 17, 2025
![]() |
Nuning Hallet Ketum Ika Sadaya FIB Unpad Terpilih, Periode 2025-2029 (foto istimewa) |
Aktivis Diaspora Nuning Hallet resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Ika Sadaya (Ikatan Keluarga Alumni Sastra dan Budaya) Fakultas Ilmu Budaya Unpad periode 2025-2029 melalui Musyawarah Besar (Mubes) dan Reuni Akbar di Jatinangor Sumedang, Jum'at-Sabtu (14-15/-02-2025).
Pakar Start up ini resmi menjabat Ketua Umum Ika Sadaya Unpad, setelah terpilih secara demokratis lewat Musyawarah Besar Ika Sadaya pada Jumat (14 /02/2025) .
Ketua Mubes Budi Hermansah sebagai pimpinan sidang, mengatakan Ketum terpilih sah memperoleh suara terbanyak. Pemilihan dilaksanakan secara demokratis dengan cara One Man Vote sistem perwakilan.
Nuning, dalam sambutan perdananya sebagai Ketum Ika Sadaya Unpad menyatakan akan melangkah bersama dengan para alumni agar membawa kebermanfaatan bagi almamater, alumni, dan mahasiswa FIB.
![]() |
Ketua Mubes menetapkan Nuning jadi Ketum Ika Sadaya 2025-2029 |
"Alhamdulillah Mubes dan Reuni Akbar FIB 2025 telah sukses dilaksanakan. Terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh team panitia yang dikomandani Kang Yuszak, kepada Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran, para Ketua Program Studi, pimpinan sidang dan peserta Mubes, serta seluruh civitas academica di lingkungan FIB Unpad atas dukungan dan kebersamaannya".
"Saya menerima amanah sebagai ketua IKA SADAYA perioda 2025-2029 untuk membawa IKA SADAYA bangun kembali dari tidur lelapnya yang cukup lama. Resurrection, renewal, seperti burung phoenix mungkin mewakili spirit kami saat ini "kata Nuning
Selanjutnya Nuning mengatakan perlu dukungan semua pihak dalam mengemban amanah ini. "Saya menyadari bahwa tidak begitu dikenal banyak pihak di lingkungan FIB dan Universitas, belum banyak yang mengenal saya," ungkap lulusan Sastra Jepang angkatan 1992 ini.
Ibu dari 3 orang putri ini kemudian melanjutkan sekolah di Universitas Indonesia dan di State University of New York at Buffalo. Beragam aktivitas Nuning di dunia professional sebagai specialist pembuka pasar untuk start up/investasi baru di Indonesia. Market trailblazer.
Di pemerintahan Nuning dikenal sebagai perwakilan Diaspora, specialist di kebijakan keimigrasian dan kewarganegaraan. Sering diminta menjadi narasumber untuk pemerintah.
"Salah satu prestasi monumental saya adalah Dwi Kewarganegaraan Terbatas! Advokasi yang saya lakukan," tandas nya.
Diakhir sambutanya Nuning mengatakan, "Apakah masih punya waktu untuk mengurus IKA SADAYA? Insya Allah. Sistem di Diaspora dan kegiatan sosial sudah berjalan, tidak perlu banyak intervensi."
"Keberhasilan IKA SADAYA dan juga ikatan alumni secara umum tergantung dari team yang mendukung program kerja," lanjut Nuning.
"Saya menyadari banyaknya tantangan untuk kepengurusan IKA SADAYA, terutama banyak transisi terjadi di tingkat global dan nasional yang berimbas terhadap kampus dan mahasiswa". Oleh karena itu lanjutnya, "Kami harus membangun organisasi dan program kerja yang agile, adaptif, dan relevan yang dapat mewakili aspirasi 6 dekade dan 4 generasi: X, Y, Z, dan A yang tidak mudah. Namun saya yakin dengan bantuan dan dukungan semua pihak, Insya Allah sedikit demi sedikit kami dapat melakukan pemulihan dan pembaruan agar dapat menyediakan fondasi yang cukup kuat bagi IKA SADAYA.
"Go, fight, win !" pungkas Nuning. (Rls/Asep GP)***
"Saya menyadari banyaknya tantangan untuk kepengurusan IKA SADAYA, terutama banyak transisi terjadi di tingkat global dan nasional yang berimbas terhadap kampus dan mahasiswa". Oleh karena itu lanjutnya, "Kami harus membangun organisasi dan program kerja yang agile, adaptif, dan relevan yang dapat mewakili aspirasi 6 dekade dan 4 generasi: X, Y, Z, dan A yang tidak mudah. Namun saya yakin dengan bantuan dan dukungan semua pihak, Insya Allah sedikit demi sedikit kami dapat melakukan pemulihan dan pembaruan agar dapat menyediakan fondasi yang cukup kuat bagi IKA SADAYA.
"Go, fight, win !" pungkas Nuning. (Rls/Asep GP)***
Nuning Hallet Terpilih Secara Demokratis Jadi Ketum Ika Sadaya FIB Unpad
Posted by
Tatarjabar.com on Monday, February 17, 2025
![]() |
Nuning Hallet Ketum Ika Sadaya FIB Unpad Terpilih, Periode 2025-2029 (foto istimewa) |
Aktivis Diaspora Nuning Hallet resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Ika Sadaya (Ikatan Keluarga Alumni Sastra dan Budaya) Fakultas Ilmu Budaya Unpad periode 2025-2029 melalui Musyawarah Besar (Mubes) dan Reuni Akbar di Jatinangor Sumedang, Jum'at-Sabtu (14-15/-02-2025).
Pakar Start up ini resmi menjabat Ketua Umum Ika Sadaya Unpad, setelah terpilih secara demokratis lewat Musyawarah Besar Ika Sadaya pada Jumat (14 /02/2025) .
Ketua Mubes Budi Hermansah sebagai pimpinan sidang, mengatakan Ketum terpilih sah memperoleh suara terbanyak. Pemilihan dilaksanakan secara demokratis dengan cara One Man Vote sistem perwakilan.
Nuning, dalam sambutan perdananya sebagai Ketum Ika Sadaya Unpad menyatakan akan melangkah bersama dengan para alumni agar membawa kebermanfaatan bagi almamater, alumni, dan mahasiswa FIB.
![]() |
Ketua Mubes menetapkan Nuning jadi Ketum Ika Sadaya 2025-2029 |
"Alhamdulillah Mubes dan Reuni Akbar FIB 2025 telah sukses dilaksanakan. Terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh team panitia yang dikomandani Kang Yuszak, kepada Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran, para Ketua Program Studi, pimpinan sidang dan peserta Mubes, serta seluruh civitas academica di lingkungan FIB Unpad atas dukungan dan kebersamaannya".
"Saya menerima amanah sebagai ketua IKA SADAYA perioda 2025-2029 untuk membawa IKA SADAYA bangun kembali dari tidur lelapnya yang cukup lama. Resurrection, renewal, seperti burung phoenix mungkin mewakili spirit kami saat ini "kata Nuning
Selanjutnya Nuning mengatakan perlu dukungan semua pihak dalam mengemban amanah ini. "Saya menyadari bahwa tidak begitu dikenal banyak pihak di lingkungan FIB dan Universitas, belum banyak yang mengenal saya," ungkap lulusan Sastra Jepang angkatan 1992 ini.
Ibu dari 3 orang putri ini kemudian melanjutkan sekolah di Universitas Indonesia dan di State University of New York at Buffalo. Beragam aktivitas Nuning di dunia professional sebagai specialist pembuka pasar untuk start up/investasi baru di Indonesia. Market trailblazer.
Di pemerintahan Nuning dikenal sebagai perwakilan Diaspora, specialist di kebijakan keimigrasian dan kewarganegaraan. Sering diminta menjadi narasumber untuk pemerintah.
"Salah satu prestasi monumental saya adalah Dwi Kewarganegaraan Terbatas! Advokasi yang saya lakukan," tandas nya.
Diakhir sambutanya Nuning mengatakan, "Apakah masih punya waktu untuk mengurus IKA SADAYA? Insya Allah. Sistem di Diaspora dan kegiatan sosial sudah berjalan, tidak perlu banyak intervensi."
"Keberhasilan IKA SADAYA dan juga ikatan alumni secara umum tergantung dari team yang mendukung program kerja," lanjut Nuning.
"Saya menyadari banyaknya tantangan untuk kepengurusan IKA SADAYA, terutama banyak transisi terjadi di tingkat global dan nasional yang berimbas terhadap kampus dan mahasiswa". Oleh karena itu lanjutnya, "Kami harus membangun organisasi dan program kerja yang agile, adaptif, dan relevan yang dapat mewakili aspirasi 6 dekade dan 4 generasi: X, Y, Z, dan A yang tidak mudah. Namun saya yakin dengan bantuan dan dukungan semua pihak, Insya Allah sedikit demi sedikit kami dapat melakukan pemulihan dan pembaruan agar dapat menyediakan fondasi yang cukup kuat bagi IKA SADAYA.
"Go, fight, win !" pungkas Nuning. (Rls/Asep GP)***
"Saya menyadari banyaknya tantangan untuk kepengurusan IKA SADAYA, terutama banyak transisi terjadi di tingkat global dan nasional yang berimbas terhadap kampus dan mahasiswa". Oleh karena itu lanjutnya, "Kami harus membangun organisasi dan program kerja yang agile, adaptif, dan relevan yang dapat mewakili aspirasi 6 dekade dan 4 generasi: X, Y, Z, dan A yang tidak mudah. Namun saya yakin dengan bantuan dan dukungan semua pihak, Insya Allah sedikit demi sedikit kami dapat melakukan pemulihan dan pembaruan agar dapat menyediakan fondasi yang cukup kuat bagi IKA SADAYA.
"Go, fight, win !" pungkas Nuning. (Rls/Asep GP)***
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

No comments :
Post a Comment